Saat ini kita ketahui bahwa dunia ekonomi telah berevolusi menjadi era ekonomi kreatif, pada era ini setiap individu yang kreatif akan menghasilkan pendapatan yang sangat tinggi bagi dirinya, karena pada era ini yang dibutuhkan untuk berwirausaha adalah kreatifitas dan pengetahuan. Teori ekonomi kreatif ini pertama kali di cetuskan di Inggris, dan mulai saat ini hampir semua negara maju dan berkembang sedang mengupayakan peningkatan dan pengembangan ekonomi kreatif salah satunya adalah Indonesia. Pemerintah Indonesia mungkin telah serius dengan program pengembangan ekonomi kratif ini dimana salah satu programnya adalah pengembangan ekonomi kreatif 2009-2015, guna mencapai perkembangan ekonomi kreatif 2009-2025.
Kita mengetahui bahwa rokok di Indonesia sangat berkembang dimana rokok dapat menyumbangkan devisa negara yang cukup besar bagi negara walaupun dampaknya bagi kesehatan sangat buruk. Namun walaupun sebagian orang mengetahui bahaya dan dampak rokok terhadap mereka tetapi mereka tetap tidak memperdulikannya, bahkan mereka semakin menambah asupan rokoknya. Dari sifat rokok seperti itu bisa kita implementasikan terhadap pengembangan ekonomi kreatif seperti berikut: Rokok berkembang dengan pesat karena efek nikotin yang mengakibatkan terjadinya dopamin di otak, maka ini dapat kita terapkan di ekonomi kreatif dengan memberikan gambaran hasil-hasil kesuksesan para pelaku ekonomi kreatif. Kemudian rokok juga mempunyai dampak adiksi bagi penikmatnya, maka Ekonomi kreatif juga harus bisa membuat bagi pelaku pemula untuk selalu tergantung terhadap ekonomi kreatif ini.Selain itu rokok juga sangat pesat berkembang karena para penikmat rokok sering mengajak para generasi muda ataupun orang yang belum merokok untuk ikut merokok, maka ini juga harus di lakukan oleh para pelaku ekonomi kreatif yang telah berhasil untuk mengajak teman-temannya untuk melakukan ekonomi kreatif. Selain itu para perokokpun juga mau mengeluarkan dan berusaha untuk mendapatkan uang demi membeli rokok, maka pelaku ekonomi kreatif juga harus berani untuk mengeluarkan modal sebesar apapun untuk dapat menjalankan usaha kreatifnya.
Mungkin dengan strategi demikian maka masyarakat Indonesia akan pesat mengembangkan ekonomi kreatif seperti perkembangan rokok di Indonesia ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar