-->

Penanggulangan

A. Usaha Preventif:
1. Menghargai Eksistensi Remaja.
Salah satu latar belakang ialah memahami eksistensi pelajar dan bagaimana keadaan/peranan bimbingan dan konseling.

2. Eksistensi Siswa.
a. Di keluarga
Orang tua dapat mengadakan diskusi tentang masalah yang di hadapi anak-anak.
Dialog antara orang tua - anak memberikan penghargaan/eksistensi anak
dikeluarga karena dalam hal ini keterbukaan orang tua menjadi kunci
kesuksesan dialog.

b. Di sekolah
Kepribadian guru yang ramah serta membuka diri untuk berdialog dengan pelajar
akan membuka peluang bagi pelajar untuk menyatakan tentang
kesulitan/masalahnya sendiri.

c. Di masyarakat
Para tokoh masyarakat hendaknya menyadari bahwa para pelajar memerlukan
keterbukaan dan penghargaan terhadap mereka. Bimbingan terhadap kelompok
remaja, tersedianya sarana bagi pengembangan bakat remaja diperlukan saat ini.

3. Keadaan Keluarga dan Sekolah.
Keluarga yang telah memenuhi kebutuhan materi bagi anggotanya tetapi kurang memenuhi kebutuhan psikologis seperti perhatian, kasih sayang akan menyebabkan anak-anak merasa jenuh dan merasa kehilangan orang tempat mengadukan perasaan seperti kecewa, stres.

4. Peran Guru Sebagai Pembimbing
Semua guru harus berperan sebagai pembimbing. Untuk mencapai tujuan tersebut seharusnya guru-guru bidang studi dilatih ilmu ketrampilan BK.



B.Upaya Pemulihan Pecandu
1. Metode-metode pemulihan pecandu
Upaya pemulihan pecandu narkoba secara medis dan psikologis di negara kita kebanyakan berpedoman pada cara yang dilakukan Amerika, yakni pemulihan total pasien dengan pendekatan obat, rehabilitasi psikologis, sosial, intelektual, spiritual, fisik.

2. Metode konseling terpadu.
Adalah upaya memberikan bantuan kepada klien kecanduan narkoba dengan menggunakan beragam pendekatan konseling dan memberdayakan klien terhadap lingkungan sosial agar klien segera menjadi anggota masyarakat yang normal, bermoral.

3.Aplikasi konseling terpadu
a. Studi kasus
b. Program konseling terpadu Read More..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar